
Padang, 20 November 2025 – Prodi Ilmu Komunikasi UNP menggelar kuliah umum dengan tajuk “Jurnalisme dan Musik” yang diadakan pada Kamis, (20/11) pukul 13.00 hingga 15.00 WIB di Laboratorium Sumber Belajar, Departemen Sosiologi. Kegiatan ini menghadirkan Rio Jo Werry sebagai pembicara pada kegiatan ini, Rio merupakan Jurnalis Musik di media Jurno ID yang akan membicarakan perspektif Jurnalisme Musik.
Kegiatan ini diadakan dengan bentuk diskusi yang dihadiri oleh mahasiswa Ilmu Komunikasi terkhusus peminatan jurnalistik. Acara ini dibuka oleh Ayu Adriyani selaku penanggung jawab acara. Kegiatan ini memberikan pengetahuan pada mahasiswa bahwa ada jenis lain dari jurnalisme.
Jika mendengar jurnalis masyarakat akan berpikir tentang kriminal ataupun politik. Tetapi ada bagian lain dari Jurnalisme selain kriminal dan politik, salah satunya musik. “Jurnalis Musik bermula dari kecintaan terhadap musik” ucap Rio, ini sedikit berbeda dengan Jurnalis Hukum walaupun tidak suka kita harus mendalami hukum jika ditempatkan oleh perusahaan media sebagai jurnalis hukum. “Di Jakarta dan pulau Jawa Jurnalis Musik cukup diminati dan banyak” lanjut Rio.
Ada 2 hal yang harus dimiliki sebagai jurnalis profesional. Yang pertama, kemampuan menulis yang dapat dipahami oleh banyak orang dan menarik minat orang terhadap informasi yang kita sampaikan. Yang kedua, kemampuan wawancara yang dilakukan dengan simpati dan empati. Selain menjadi jurnalis, kemampuan menulis dan wawancara dapat dimanfaatkan pada bidang lain.
Menjadi jurnalis musik bukanlah tanpa tantangan, keberlangsungan dan keberlanjutan pada industri media menjadi tantangan karena jurnalis dapat di PHK begitu saja.
Mahasiswa Ilmu komunikasi bernama Fariz bertanya mengenai pesan yang disampaikan oleh konten kreator lebih diketahui oleh banyak orang daripada berita yang dibuat oleh Jurnalis Musik, dengan begitu pekerjaan jurnalis akan digantikan oleh konten kreator. ”Suka tidak suka hari ini jurnalis harus menjadi konten kreator”, ucap Rio, karena hari ini semua orang bisa menjadi penyebar informasi. Berita yang dibuat oleh jurnalis dapat dikemas menjadi medium lain video ataupun gambar pada media sosial. “Sifat wartawan paling penting adaptif dengan perubahan”, tambah Rio.
Jika kita ingin menulis berita musik dimulai dari profil musisi/ band, profil yang dibuat bermula dari yang dekat dengan kita seperti band teman, saudara kita. Pada lingkup nasional, tulisan musik yang memiliki banyak pendekatan sangat dibutuhkan. “Musik menjadi pintu masuk”, ujar Rio, ada gagasan dan hal lain yang dapat digali “saya punya minat mengaitkan musik ke banyak hal”, tambah Rio.
Kegiatan ini diikuti dengan antusias oleh mahasiswa, dilihat dari mahasiswa yang banyak bertanya dan berdiskusi dengan Rio Jo Werry. Kegiatan ini ditutup oleh Ayu Adriyani dan diakhiri dengan foto bersama
(Repoter: Muhammad Hanif Aziz)







