
Padang, 6 September 2025 – Sabtu (6/9) Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Negeri Padang (UNP) mengadakan acara pelatihan bertema “Manajemen Keredaksian” di Laboratorium Media Pembelajaran, Gedung B Fakultas Ilmu Sosial UNP.
Acara ini menghadirkan narasumber utama, Novia Harliena, Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Padang yang juga merupakan jurnalis Liputan6. Kegiatan ini bertujuan membekali mahasiswa dengan pemahaman mendalam tentang praktik jurnalistik, khususnya dalam manajemen redaksi, yang dapat diterapkan dalam study club mahasiswa Ilmu Komunikasi untuk pembentukan Pers Mahasiswa (Persma).
Dalam pemaparannya, Novia menjelaskan bahwa keberadaan manajemen redaksi yang kuat sangat penting untuk menjaga kualitas berita, menentukan arah media, meningkatkan efisiensi kerja, serta membangun kepercayaan publik.
“Manajemen keredaksian berfungsi untuk mengelola proses kerja redaksi, mulai dari perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, hingga pengawasan aktivitas jurnalistik agar menghasilkan konten yang akurat dan relevan,”ujarnya.Lebih lanjut, Novia memaparkan mengenai struktur redaksi dan peranannya.
“Dalam sebuah media terdapat dua bagian utama, yaitu dapur redaksi dan bagian bisnis. Dapur redaksi bertugas memproduksi berita, sedangkan bagian bisnis mengurus iklan dan pemasaran. Idealnya, kedua divisi ini dipisahkan oleh firewall untuk menjaga independensi redaksi dari intervensi bisnis. Contohnya, berita iklan harus dibedakan dari berita murni redaksi,”jelasnya.Tak hanya itu, Novia juga menyampaikan pesan khusus kepada tim Persma Sorai. Dalam sesi diskusi, ia mendorong mahasiswa untuk segera membentuk Persma Sorai.
“Website dan media sosial adalah keharusan di era digital saat ini, mengingat banyak media cetak yang beralih ke platform digital. Meskipun masih berstatus study club, saya menyarankan untuk segera membuat website dan media sosial sebagai ruang ekspresi yang bertanggung jawab. Namun, hindari menggunakan website kampus agar independensi redaksi tetap terjaga dan tidak terkesan sebagai bagian dari humas institusi,”tuturnya.
Salah satu mahasiswa Ilmu Komunikasi angkatan 2023, Akbar, turut menyampaikan pendapatnya terkait materi yang disampaikan oleh Novia.
“Melalui diskusi ini saya mendapatkan pemahaman baru tentang manajemen keredaksian dan bagaimana cara membangun persma sebagai langkah awal dari study club. Banyak informasi tambahan yang saya dapatkan, terutama dari pengalaman nyata narasumber sebagai jurnalis di lapangan. Diskusi ini menambah wawasan tentang struktur keredaksian dan realita kerja seorang jurnalis, sekaligus memberikan gambaran tentang bagaimana mendirikan persma. Bagi mahasiswa yang ingin berkarier di bidang jurnalistik, kegiatan ini menjadi bekal agar tidak terkejut saat terjun ke dunia kerja nantinya,”ujarnya.
Selain itu, Ayu Adriyani, S.Sos., M.Sc., dosen Ilmu Komunikasi UNP, juga menekankan pentingnya kegiatan ini bagi mahasiswa.
“Bagi kami, kegiatan ini sangat substansial untuk memberikan gambaran tentang bagaimana redaksi perlu dirancang seprofesional mungkin, sehingga dapat menjadi bagian penting dalam kerja-kerja jurnalistik yang beretika. Harapannya, rekan-rekan mahasiswa memiliki kesadaran untuk mulai berproses menghasilkan produk-produk jurnalistik yang berkualitas sejak dari meja redaksi,”ujar Ayu.
Reporter: Miftahul Jannah dan Annatasya







